Amalan-amalan yang Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya (Umdatul Ahkam Ep 360) - Ustadz Aris Munandar Kenikmatan dunia dibanding akhirat tidak ada apa-apanya. Oleh sebab itu, hendaknya kita bersungguh-sungguh dalam beramal agar termasuk orang-orang yang mendapatkan kenikmatan di akhirat.
Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit). QS.Surat Al-Mu’min[40]:39 يٰقَوْمِ اِنَّمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ ۖوَّاِنَّ الْاٰخِرَةَ هِيَ دَارُ
Jangan sampai hanya mengejar kesenangan dunia sehingga mengabaikan bekal untuk akhirat. Jangan sampai dengan alasan sibuk kerja, sibuk urusan keluarga dan anak-anak, kemudian melalaikan shalat berjamaah di masjid, membaca al-Qur`ân, mempelajari ilmu agama, dan ibadah lainnya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan bahwa
Tidak ada orang berbahagia di akhirat untuk jangka waktu singkat saja. Dan tidak ada pula yang mengalami penderitaan sementara saja, kecuali Allah menghendaki selain itu. Allah SWT berfirman, “Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka
Dan di akhirat nanti ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (QS. Al Hadid: 20). Dalam ayat lain, Allah ÓÈÍÇäå æÊÚáì berfirman, "Katakanlah, ‘Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa
Al Munaafiquun : 10-11) Akibatnya ia pun menyesal, karena terlena oleh dunia dan tidak sempat beramal. Sungguh sangat sedikit sekali orang yang memiliki pandangan “ Dunia adalah ladang tempat beramal ” sebagai persiapan menuju negeri yang kekal, yaitu akhirat. Padahal inilah pandangan yang benar terhadap dunia yang seharusnya dimiliki oleh
jVDV.
kenikmatan dunia dibanding akhirat